Singapore Media Festival 2026 Hadirkan Asia Creator Summit, Buka Peluang Bisnis Kreator Digital Global

GLOBAL, TEKNOLOGI53 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.info – Singapore Media Festival (SMF) kembali digelar pada 1–5 Desember 2026 dengan menghadirkan sejumlah program baru untuk memperkuat industri media dan kreatif di Asia. Memasuki penyelenggaraan ke-13, festival ini memperkenalkan Asia Creator Summit (ACS), sebuah forum yang dirancang untuk membantu kreator mengembangkan bisnis berkelanjutan, membangun kekayaan intelektual, serta memperluas jangkauan pasar.

Festival yang diselenggarakan oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) tersebut juga kembali menghadirkan Asia TV Forum & Market (ATF), salah satu pasar dan konferensi industri konten hiburan serta produksi bersama terkemuka di Asia.

Melalui dua agenda utama itu, SMF 2026 berupaya membuka peluang komersial, meningkatkan keterampilan tenaga profesional, serta memperkenalkan karya dan cerita lokal Singapura kepada pasar internasional.

Asisten Chief Executive Media Industry Group IMDA, Yvonne Tang, mengatakan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku audiens terus memengaruhi cara masyarakat mengonsumsi, mendistribusikan, dan memonetisasi konten.

Menurutnya, program SMF tahun ini dirancang untuk membantu perusahaan dan profesional media beradaptasi dengan perubahan tersebut melalui penguatan kemampuan kreatif, pengembangan bisnis, serta perluasan kemitraan.

Ia juga mendorong pelaku industri media memanfaatkan festival untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan menemukan peluang pertumbuhan baru.

Asia Creator Summit Soroti Peluang Ekonomi Kreator

Asia Creator Summit akan berlangsung pada 4–5 Desember 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, dengan mengusung tema “Create. Monetise. Scale”.

Selama dua hari, forum ini akan menghadirkan lebih dari 20 sesi, termasuk pidato utama, diskusi panel, kelas master, dan kegiatan praktik. Program tersebut mempertemukan kreator, pengusaha kreatif, merek, platform digital, penyedia teknologi, serta pemimpin industri untuk membahas peluang bisnis dan pengembangan kapasitas kreator.

ACS dikurasi oleh Generation Experience (GenXP) bersama Monica Khan, pendiri sekaligus CEO Creator Revolution, dengan melibatkan masukan dari para profesional industri.

Sejumlah kreator dan tokoh industri lokal maupun internasional dijadwalkan berbagi pengalaman. Mereka antara lain KIMPRO, kreator digital asal Korea Selatan yang memiliki lebih dari 130 juta pelanggan dan 154 miliar penayangan sepanjang kariernya, serta ISSEI, kreator asal Jepang dengan lebih dari 75 juta pelanggan YouTube yang dikenal melalui konten komedi nonverbal.

MENARIK DIBACA:  Mahasiswa Meksiko Pilih CUHK Hong Kong, Siapkan Karier Media Global Lewat Beasiswa Internasional Bergengsi

Forum ini juga menghadirkan AJ Eckstein, pendiri sekaligus CEO Creator Match dari Amerika Serikat, yang membantu berbagai merek mengembangkan program kreator. Dari Singapura, sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir meliputi Johnathan Chua, CEO sekaligus salah satu pendiri GRVTY Media; Kelvin Tan, CEO DU Media Holdings; serta Althea Lim, CEO grup sekaligus salah satu pendiri Gushcloud International.

Pendiri sekaligus CEO GenXP, Michelle Lim, mengatakan kreator semakin berpengaruh dalam cara audiens menemukan, menikmati, dan berinteraksi dengan konten, merek, maupun gagasan.

Ia berharap ACS menjadi wadah bagi kreator dan pelaku industri untuk berbagi pengalaman, belajar satu sama lain, serta membentuk arah perkembangan ekonomi kreator berikutnya.

Tantangan Kreator Hadirkan Peluang Penghargaan hingga S$100.000

Selain sesi diskusi dan pelatihan, ACS membuka kesempatan bagi kreator untuk mengembangkan ide melalui tantangan kampanye merek.

Mandarin Oriental, Singapore, misalnya, menghadirkan Creator Pitch Challenge yang mengajak kreator merancang konsep konten orisinal untuk memperingati ulang tahun ke-40 hotel tersebut.

Sementara itu, inisiatif Creator Lab dari Bloomr.SG akan mengundang peserta mengajukan gagasan inovatif yang berfokus pada kebutuhan kreator. Program ini menyediakan total penghargaan hingga S$100.000.

Pendaftaran proposal untuk kedua inisiatif tersebut dijadwalkan dibuka pada awal November 2026.

Informasi mengenai Asia Creator Summit, tiket, dan partisipasi dalam Creator Lab dapat diakses melalui situs resmi asiacreatorsummit.com.

Asia TV Forum & Market Targetkan 5.000 Pelaku Industri

Asia TV Forum & Market (ATF) akan berlangsung pada 1–4 Desember 2026 di Marina Bay Sands. Memasuki penyelenggaraan ke-27, acara yang diorganisasi RX Global ini diperkirakan mempertemukan lebih dari 5.000 pelaku industri konten dari 60 negara dan wilayah.

Mengusung tema “The Attention Economy”, ATF Leaders’ Dialogue pada 1 Desember akan membahas perubahan perilaku audiens dan komunitas penggemar yang memengaruhi distribusi konten, pembiayaan, serta hiburan bermerek.

Perwakilan senior dari East West Bank, Omdia, TikTok, Unilever, WEBTOON Productions, dan YouTube dijadwalkan membahas cara industri mengubah keterlibatan audiens menjadi nilai komersial.

ATF tahun ini juga memperkenalkan program khusus bertajuk “The AI Era | Entertainment Reimagined”. Program tersebut akan mengulas pengaruh kecerdasan buatan (AI) terhadap produksi konten, hak kekayaan intelektual, regulasi, dan perlindungan karya kreatif.

MENARIK DIBACA:  Huawei dan Rumah Sakit Zhongshan Luncurkan Global Showcase untuk Kecerdasan Kesehatan

Sejumlah organisasi dan perusahaan yang akan berbagi perspektif antara lain Huace Group, Moonmax, Studio Meta K, Motion Picture Association, Television Academy, serta World Intellectual Property Organization.

Selain itu, ATF akan menjadi tuan rumah babak final AI Hackathon 2026 yang dipersembahkan oleh Yoywow Space dan Visify. Kegiatan ini mencakup tantangan kreatif secara langsung serta pemutaran karya-karya terpilih.

Indonesia Hadir dalam Paviliun Internasional

Dari sisi pasar, ATF akan menghadirkan dua paviliun baru dari Kanada dan Indonesia. Kehadiran keduanya diharapkan memperluas representasi internasional sekaligus membuka akses bagi pembeli dan calon mitra terhadap beragam konten serta talenta kreatif.

Pasar tahun ini juga akan memberi perhatian lebih besar pada format microdrama. ATF akan menampilkan judul-judul drama terbaru dari para peserta pameran, disertai program akselerasi dan presentasi ide yang mempertemukan kekayaan intelektual baru dengan calon mitra pengembangan.

Managing Director RX Global Singapura, Yeow Hui Leng, mengatakan ATF telah berkembang melampaui fungsi pasar menjadi platform bagi pengumuman bisnis, peluncuran konten, dan pertukaran gagasan strategis di industri hiburan.

Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk AI, akan menjadi salah satu fokus pembahasan bersama isu regulasi, pembiayaan, distribusi, monetisasi, dan inovasi konten.

Informasi pendaftaran dan agenda lengkap ATF tersedia melalui situs resmi asiatvforum.com.

Perkuat Posisi Singapura sebagai Pusat Industri Media Asia

Melalui SMF 2026, Singapura ingin memperkuat perannya sebagai penghubung bagi kreator, perusahaan media, dan pelaku industri hiburan dari berbagai negara.

Festival ini mengusung tema “The Heart of the World’s Stories” dan menjadi ruang untuk menampilkan inovasi media, memperluas jaringan industri, serta mendorong kerja sama lintas negara.

Dengan hadirnya Asia Creator Summit dan Asia TV Forum & Market, penyelenggara berharap pelaku industri dapat menemukan peluang bisnis baru, meningkatkan kemampuan, dan membawa karya lokal menjangkau audiens global.

Informasi lebih lanjut mengenai Singapore Media Festival 2026 dapat diperoleh melalui situs resmi imda.gov.sg/smf.