Dusit International Catat Rekor Penandatanganan Hotel Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2025

GLOBAL74 Dilihat

BANGKOK, SINKAP.info – Dusit International, salah satu perusahaan perhotelan dan pengembang properti terkemuka asal Thailand, mencatatkan kinerja pengembangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dengan membukukan 24 penandatanganan hotel baru sepanjang 2025. Capaian ini sekaligus memperkuat portofolio global Dusit di berbagai pasar utama Asia, Timur Tengah, dan kawasan lainnya.

Pencapaian tersebut diraih di tengah kondisi industri perhotelan global yang tengah menyesuaikan strategi ekspansi akibat meningkatnya biaya pembangunan serta perubahan ekspektasi investor. Bagi Dusit, kinerja tersebut mencerminkan strategi pertumbuhan yang terukur, berfokus pada kejelasan merek, disiplin eksekusi, serta kemampuan menghadirkan proyek secara efisien untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemilik aset.

Meski mencatat rekor jumlah penandatanganan, Dusit menegaskan tetap mengedepankan kualitas dibandingkan sekadar skala. Strategi pengembangan perusahaan semakin diarahkan pada proyek konversi dan pengembangan brownfield yang dinilai memiliki waktu realisasi lebih cepat dan potensi imbal hasil lebih awal dibandingkan proyek greenfield.

Kemampuan tersebut tercermin melalui sejumlah proyek yang ditandatangani dan dibuka sepanjang 2025, antara lain Dusit Hotel AG Park di Chengdu, Tiongkok, dusitD2 Feydhoo Maldives, serta Tantawan Tented Camp di Chiang Rai, Thailand. Proyek-proyek tersebut menunjukkan kapabilitas Dusit dalam mengeksekusi pengembangan secara cepat tanpa mengabaikan standar merek dan karakter lokal destinasi.

Dari sisi penguatan merek, Dusit juga memperkenalkan arsitektur merek baru melalui Devarana – Dusit Retreats, Dusit Collection, dan Dusit Hotels. Langkah ini memperluas jangkauan perusahaan di segmen wellness luxury, luxury berbasis karakter, serta upper-upscale, guna menjawab kebutuhan wisatawan dan mitra pengembang secara lebih spesifik.

MENARIK DIBACA:  Teknologi INDIBA 448 kHz: Solusi Non-Invasif Kurangi Lemak Visceral

Ekspansi di Berbagai Negara

Sepanjang 2025, Dusit mencatat sejumlah “pertama” di berbagai negara. Di Indonesia, Dusit menandatangani Kaliwatu Villas & Residences – Dusit Collection di Labuan Bajo, menandai kehadiran perdana Dusit di Tanah Air.

Di Jepang, Dusit memperluas portofolio dengan menandatangani WE Hotel – Dusit Collection di Lake Toya, Hokkaido. Sementara di India, enam properti baru ditandatangani di berbagai destinasi wisata dan kota besar, memperkuat posisi India sebagai salah satu pasar utama pertumbuhan Dusit.

Maladewa tetap menjadi fokus strategis melalui penandatanganan Devarana – Dusit Retreat Maldives, melengkapi keberhasilan Dusit Thani Maldives dan dusitD2 Feydhoo Maldives. Di Timur Tengah, Dusit menandatangani Dusit Hotel Al Ahsa yang berlokasi di kawasan Oasis Al Ahsa, Arab Saudi, yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Ekspansi juga berlanjut di Filipina, Thailand, serta rencana kembali beroperasi di Myanmar melalui penandatanganan The Strand Hotel – Dusit Collection, Yangon, dan ASAI Yangon.

Secara keseluruhan, penandatanganan tersebut membawa pipeline pengembangan aktif Dusit menjadi lebih dari 50 properti di seluruh dunia yang dijadwalkan dibuka dalam lima tahun ke depan.

MENARIK DIBACA:  CDNetworks Ungkap Solusi Gaming Inovatif di ICE 2025 di Barcelona

Target Pembukaan 2026

Memasuki 2026, Dusit memproyeksikan tahun tersebut sebagai salah satu periode pembukaan hotel terkuat, dengan tambahan lebih dari 1.400 kamar secara global. Sejumlah proyek yang ditargetkan beroperasi antara lain WE Hotel – Dusit Collection di Jepang, The Strand Hotel di Yangon, ASAI Yangon, serta Dusit Princess Al Majma’ah di Riyadh, yang akan menjadi hotel operasional pertama Dusit di Arab Saudi.

CEO Dusit International, Chanin Donavanik, menyatakan bahwa capaian 2025 mencerminkan kekuatan strategi jangka panjang perusahaan.

“Fokus kami adalah membangun portofolio berkualitas yang mampu bertahan di berbagai siklus pasar, didukung oleh merek yang kuat dan pemahaman mendalam terhadap destinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Siradej Donavanik, Vice President – Development (Global) Dusit International, menegaskan bahwa strategi pengembangan Dusit tidak berorientasi pada pertumbuhan semata, melainkan pada keselarasan aset, lokasi, dan merek guna menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.

Saat ini, portofolio global Dusit mencakup 296 properti di 18 negara, terdiri atas 58 hotel dan resor serta 238 vila mewah, yang dikelola melalui sembilan merek di berbagai segmen perhotelan.