Can Gio Bangkit Jadi Pusat Pertumbuhan Baru Didukung Investasi Raksasa dan Infrastruktur Strategis

GLOBAL67 Dilihat

HO CHI MINH CITY, SINKAP.info — Setelah puluhan tahun relatif tertinggal, Distrik Can Gio di pesisir selatan Ho Chi Minh City mulai menunjukkan kebangkitan signifikan. Masuknya investasi besar serta pengembangan infrastruktur strategis menjadikan wilayah yang sebelumnya terisolasi ini sebagai kandidat kuat pusat pertumbuhan baru di metropolitan terbesar Vietnam.

Enam bulan setelah peletakan batu pertama proyek kota pesisir seluas 2.870 hektare yang dikembangkan Vingroup melalui anak usahanya, Vinhomes, Can Gio kini berubah drastis. Proyek bernilai miliaran dolar AS tersebut menggabungkan kawasan hunian, pariwisata, dan infrastruktur modern dalam satu rencana induk jangka panjang yang memperluas orientasi pembangunan Kota Ho Chi Minh ke arah laut.

Sebelumnya, Can Gio dikenal sebagai kawasan hutan bakau yang sulit diakses dan hanya dapat dijangkau menggunakan feri. Namun sejak proyek reklamasi lahan dimulai, aktivitas konstruksi berskala besar berlangsung intensif. Presiden Mien Dong University of Technology, Prof. Pham Van Song, menyebut kecepatan pembangunan tersebut sebagai “pengubah permainan” bagi Can Gio.

“Saya terkejut dengan progresnya. Dalam beberapa bulan, ratusan hektare lahan sudah direklamasi dan distabilkan,” ujar Pham Van Song.

Transformasi Can Gio juga didukung percepatan pembangunan infrastruktur transportasi. Pada akhir 2025, jalur kereta cepat Phu My Hung Can Gio dengan kecepatan rencana hingga 350 kilometer per jam ditargetkan mulai dibangun. Proyek ini akan menghubungkan Can Gio langsung dengan pusat kawasan selatan Kota Ho Chi Minh.

MENARIK DIBACA:  Huawei dan Rumah Sakit Zhongshan Luncurkan Global Showcase untuk Kecerdasan Kesehatan

Selain itu, pembangunan Jembatan Can Gio dijadwalkan dimulai pada 2026, yang akan memangkas waktu tempuh menuju pusat kota menjadi sekitar 45 hingga 60 menit. Sementara itu, Simpang Susun Rung Sac senilai 3.000 miliar dong Vietnam diproyeksikan selesai pada 2028 dan akan menghubungkan Can Gio dengan Jalan Tol Ben Luc–Long Thanh serta Bandara Internasional Long Thanh.

Vingroup juga mengusulkan pembangunan jalan tol lintas laut Can Gio dan Vung Tau selebar 50 meter dengan delapan lajur yang membentang lebih dari 10 kilometer. Proyek ini diperkirakan dapat memangkas waktu perjalanan antarkedua wilayah pesisir menjadi kurang dari 15 menit.

Tak hanya itu, Can Gio juga akan menjadi lokasi Pelabuhan Internasional Transshipment Can Gio seluas 571 hektare dengan nilai investasi sekitar 50.000 miliar dong. Pelabuhan ini ditargetkan mulai beroperasi tahap awal pada 2027 dan rampung sepenuhnya sebelum 2045 sebagai simbol baru ekonomi maritim Vietnam.

Prof. Pham Van Song menilai kebangkitan Can Gio merupakan proses alami seiring keterlibatan Vingroup melalui proyek Vinhomes Green Paradise. Menurutnya, Can Gio akan bertransformasi dari kawasan ekologis pinggiran menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

MENARIK DIBACA:  Alibaba Cloud Perkuat Kapabilitas AI Global Lewat Inovasi Model dan Infrastruktur Baru

“Semua moda transportasi akan tersedia di Can Gio. Produk Domestik Regional Bruto (GRDP) akan tumbuh pesat, jumlah penduduk dan wisatawan meningkat, dan masyarakat lokal akan menjadi pihak pertama yang merasakan manfaatnya,” katanya.

Perkembangan ini juga menarik perhatian pelaku pasar properti. Direktur Regional Selatan Batdongsan.com.vn, Dinh Minh Tuan, mengungkapkan pencarian properti di Can Gio meningkat hingga tiga kali lipat sejak awal tahun. Setelah proyek Vinhomes Green Paradise dimulai, minat pasar kembali melonjak dua kali lipat.

“Hanya satu proyek saja sudah mampu memanaskan pasar properti di wilayah selatan,” ujar Tuan.

Ia membandingkan kebangkitan Can Gio dengan pengembangan kawasan selatan Ho Chi Minh City pada 1990-an dan kawasan timur pada 2010-an, yang sama-sama dipicu oleh pembangunan infrastruktur utama. Dengan populasi sekitar 80 ribu jiwa dan keterbatasan akses selama bertahun-tahun, Can Gio kini dinilai berada pada titik awal pertumbuhan baru yang lebih kuat dibandingkan kawasan pengembangan sebelumnya.

“Dengan rangkaian investasi besar yang sedang berjalan, Can Gio diperkirakan akan tumbuh lebih cepat dan menjadi magnet ekonomi baru bagi Ho Chi Minh City,” pungkasnya.