Sidak Mendadak Jelang Lebaran, Bupati Asmar Pastikan Produk Minimarket Aman Dikonsumsi

MERANTI, SINKAP.info – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket di Selatpanjang, Selasa (10/3/2026).

Sidak dilakukan di salah satu minimarket di Jalan Teuku Umar, tepatnya di sekitar SMP Negeri 1 Selatpanjang. Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengatakan, pengawasan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya menjelang Ramadan hingga Idulfitri, guna memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami bersama BBPOM Provinsi, Dinas Kesehatan dan OPD terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah minimarket,” kata Asmar.

Ia menegaskan, pengawasan ini penting dilakukan untuk memastikan produk yang dijual kepada masyarakat layak edar dan tidak mengandung bahan berbahaya.

MENARIK DIBACA:  Pria 56 Tahun di Meranti Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Di Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan ini rutin kita lakukan untuk mengecek mana produk yang pantas dijual dan mana yang tidak. Apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadan dan sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan sementara, lanjut Asmar, belum ditemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, baik dari produk lokal maupun luar daerah.

“Sejauh ini belum ditemukan barang-barang atau produk yang menggunakan bahan berbahaya. Namun pengawasan akan terus kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan.

“Hari ini kami dari Balai Besar POM Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan,” katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan beberapa produk dengan kemasan rusak serta produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.

“Tadi kita menemukan beberapa produk yang sudah kedaluwarsa dan ada juga kemasan yang rusak. Produk-produk tersebut langsung diminta untuk diretur oleh pihak distributor atau pengelola toko,” jelas Alex.

MENARIK DIBACA:  Polsek Rangsang Barat Amankan Pelaku Pencurian Pembobol Warung

Menurutnya, produk dengan kemasan rusak, penyok maupun yang telah melewati masa berlaku tidak diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti selama Ramadan,” ujarnya.

Selain pengawasan di minimarket, tim juga berencana melakukan pengujian terhadap sejumlah sampel takjil yang dijual masyarakat pada sore hari.

“Kita akan melakukan pengujian terhadap sekitar 22 sampel takjil untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks maupun pewarna yang tidak diperbolehkan,” terangnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan jika menemukan produk pangan yang diduga ilegal, rusak, atau tidak memiliki izin edar.

“Silakan masyarakat melaporkan ke BBPOM atau Dinas Kesehatan jika menemukan produk yang mencurigakan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya.