MERANTI, SINKAP.info – Pemerintah Provinsi Riau menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Darul Ulum, Selatpanjang, Selasa (10/3/2026) itu disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah.
Safari Ramadan tersebut dihadiri Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, beserta rombongan. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Meranti, Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian Setda, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Salah satunya bantuan Program Seribu Paket Santunan Idulfitri (SPSI) sebesar Rp20 juta yang diserahkan kepada pengurus masjid untuk 40 penerima manfaat.
Selain itu, turut disalurkan Program Kado Da’i Riau sebesar Rp10 juta bagi para dai di masjid dan mushalla, serta santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Rombongan Safari Ramadan juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp30 juta untuk Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah turut menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris masyarakat Kepulauan Meranti. Santunan masing-masing sebesar Rp42 juta diberikan kepada ahli waris almarhum Suratno dari Desa Lukit atas nama Surinah, serta ahli waris almarhum Awaluddin dari Desa Insit atas nama Sumaryati.
Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau atas pelaksanaan Safari Ramadan di daerah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah melaksanakan Safari Ramadan di daerah kami. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami,” ujar Sudandri.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, sekaligus dengan masyarakat Kepulauan Meranti.
Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi sarana penting bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat guna mendukung pembangunan daerah.
Sudandri menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik fisik maupun nonfisik, demi mewujudkan Meranti sebagai daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera.
Namun demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama akibat kondisi ekonomi global dan nasional yang berdampak pada kebijakan efisiensi anggaran.
“Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi Riau, terutama dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi di wilayah Kepulauan Meranti,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Riau M. Job Kurniawan menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Riau dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa umat Islam saat ini telah memasuki hari ke-20 Ramadan yang berarti berada di sepuluh malam terakhir yang penuh keberkahan.
“Semoga pada malam-malam terakhir Ramadan ini kita dapat meningkatkan ibadah dan meraih keberkahan Lailatul Qadar,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjelang Hari Raya Idulfitri pemerintah provinsi terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi daerah tetap aman dan kondusif.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau juga memastikan ketersediaan bahan pangan, bahan bakar minyak (BBM), serta LPG dalam kondisi aman dan mencukupi hingga setelah Idulfitri.
“Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena pemerintah bersama pihak terkait terus memastikan distribusi berjalan dengan baik,” katanya.
Terkait pembangunan di Kepulauan Meranti, Job Kurniawan mengatakan pemerintah provinsi memahami harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan jembatan di wilayah tersebut.
Menurutnya, pembangunan tersebut telah menjadi bagian dari prioritas pemerintah provinsi, meskipun pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap karena kondisi efisiensi anggaran.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau juga berkomitmen menyelesaikan kewajiban kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) kepada Kabupaten Kepulauan Meranti.
Adapun kewajiban tersebut meliputi Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp10,58 miliar dan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp13,26 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp23,85 miliar yang akan diselesaikan secara bertahap.
Dalam kesempatan itu, pemerintah provinsi juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan cukup tinggi tahun ini.
Pemerintah meminta camat, lurah, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat dalam membangun Kepulauan Meranti yang lebih maju dan sejahtera.







