JAKARTA, SINKAP.info — Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi dan logistik di daerah, Selasa (10/2/2026).
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya kawasan perbatasan.
Rombongan Pemkab Meranti dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muzamil Baharudin dan didampingi Anggota DPRD Sopandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Randolph W. Hutauruk, Kepala Dinas Perhubungan M. Fahri, Kepala Bapelitbang Abu Hanifah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Audiensi diterima Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., bersama Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Lollan Panjaitan, Plt. Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Ernita Titis Dewi, Direktur Sarana dan Prasarana serta ASDP Keselamatan Sigit Widodo, dan perwakilan Biro Perencanaan Kemenhub.
Dalam pemaparannya, Muzamil menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti berada di jalur strategis Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia dan berbatasan langsung dengan Semenanjung Malaysia. Menurutnya, posisi strategis tersebut harus didukung dengan infrastruktur transportasi yang memadai.
“Bagi kami, konektivitas bukan sekadar akses, tetapi daya ungkit ekonomi daerah. Jika transportasi lancar, distribusi barang menjadi cepat, biaya logistik turun, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Muzamil.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab Meranti dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk Asta Cita Presiden, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, penguatan Koperasi Merah Putih, hingga hilirisasi ekonomi kerakyatan.
“Tanpa konektivitas yang baik, tentu program-program tersebut sulit berjalan optimal. Sebaliknya, jika akses transportasi memadai, waktu tempuh lebih singkat, pelayanan publik lebih cepat, dan biaya logistik lebih efisien,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan sejumlah program prioritas, antara lain percepatan pembangunan Pelabuhan Dorak, pembangunan Jembatan Panglima Sampul, pengoperasian rute kapal Ro-Ro dari dan menuju Kepulauan Riau, revitalisasi jembatan penghubung antarkecamatan, serta peningkatan fasilitas Pelabuhan Rakyat Kempang.
Menanggapi usulan tersebut, Wakil Menteri Perhubungan Suntana mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Kepulauan Meranti yang menjalin koordinasi langsung dengan pemerintah pusat.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pemkab Kepulauan Meranti. Sejumlah persoalan sudah kami catat dan akan kami dorong untuk ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme perencanaan di Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Muzamil menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Meranti serta apresiasi atas sambutan yang diberikan jajaran Kemenhub.
Audiensi ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam membangun konektivitas wilayah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







