TEBING TINGGI, SINKAP.info – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera secara virtual, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Kerja Wali Kota, Lantai IV Gedung Balai Kota Tebing Tinggi, Jalan Dr. Sutomo, bersama jajaran instansi terkait.
Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, serta diikuti jajaran kementerian/lembaga anggota Satgas dan para kepala daerah dari wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Mendagri selaku Ketua Satgas menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor serta percepatan aksi nyata di lapangan. Menurutnya, seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi harus terpantau secara ketat agar berjalan sesuai rencana.
“Koordinasi antaranggota Satgas akan dilakukan secara rutin untuk memastikan setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi terlaksana sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Mendagri.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana merupakan amanah Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026. Satgas ini memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penyusunan dan penetapan kebijakan umum, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis percepatan pemulihan wilayah pascabencana.
Terkait mekanisme pelaporan, Pratikno menyebutkan bahwa Tim Pengarah wajib melaporkan perkembangan kepada Presiden dan Wakil Presiden setiap dua bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan. Adapun Tim Pelaksana diwajibkan menyampaikan laporan progres minimal satu kali dalam sebulan, atau secara mingguan apabila terdapat kondisi mendesak.
Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat juga menggarisbawahi sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama percepatan rehabilitasi. Sejumlah langkah yang disiapkan meliputi relokasi sekolah yang rusak berat atau hanyut akibat bencana, pelaksanaan program cash for work melalui Dana Siap Pakai (DSP), pembangunan gedung sekolah berstandar tahan gempa dan banjir, percepatan penyaluran tunjangan bagi tenaga pendidik di wilayah terdampak, serta penguatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Mendampingi Wali Kota Tebing Tinggi dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Kepala Dinas PUPR Tora Daeng Masaro, Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Kepala Dinas Kominfo Ghazali Rahman, Plt. Kalakhar BPBD Ridho Ramadansyah, serta Kabag Prokopim Faisal Ahmad.







