Ratas Presiden Jokowi Bahas Penambahan Cuti Bersama, Berikut Alasannya

NASIONAL137 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) terkait persiapan arus mudik lebaran tahun 2023 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (24/3).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya setelah ratas menyebutkan akan terjadi kenaikan pemudik dari 85 juta orang menjadi 123 juta orang pada lebaran tahun ini.

“Khusus di Jabodetabek dari 14 juta menjadi 18 juta. Akan ada kenaikan 47 persen untuk nasional dan 27 persen untuk Jabodetabek,” ujar Budi dilansir dari website resmi presidenri.

Menurut Menhub kenaikan lonjakan mudik menjadi pertimbangan untuk menambah masa cuti bersama. Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk mengakomodir bagi para pemudik dan upaya mencegah terjadinya penumpukan di jalur-jalur mudik.

“Kami tadi bersama-sama Kapolri mengusulkan liburnya maju 2 hari. Jadi mulai tanggal 19 – 20 sudah libur, masuk kembali tanggal 26. Jadi tambah 1 hari tapi di depan maju 2 hari,” kata Budi.

Hasil rapat terbatas bersama Presiden Jokowi menjadi tugas untuk segera ditindaklajuti kepada sejumlah kementerian terkait. Budi menjelaskan Keputusan pembahasan tersebut dinilai efektif.

“Ya ini kan secara de facto sudah terjadi, tinggal de jure lagi. Kami akan segera mengusulkan kepada Pak Presiden dan saya rasa kami akan rapat dengan tiga kementerian tersebut,” ucap Budi.

SINKAP.info | Editor: MF