Beranda KOLOM Opini Om Asmar Karya Rio Azhari Putra Topang

Om Asmar Karya Rio Azhari Putra Topang

373

OPINI, Sinkap.info – Pernah saya mengirim pesan singkat lewat what’s up dan seketika itu langsung beliau balas. Waktu itu saya hanya ingin berjumpa beliau. Lalu saya diundang ke Hotel tempat beliau menginap. Gara-gara mau berjumpa dengan seorang Purnawirawan saat itu, saya harus pakai baju putih dan celana yang paling bagus, supaya gak malu-maluin saat ketemu. 

Sesudah ketemu, akhirnya nyesel. Ternyata saya salah kostum. Penampilan beliau jauh lebih Sederhana. Bicaranya merendah, humble, dan selalu banyak mempersilakan orang lain untuk mengoreksi dirinya. Dia tidak pernah bicara tentang pangkatnya, justru media lah yang mengangkat biografi hidupnya.

Beliau seorang Purnawirawan polisi yang juga baik dalam berbisnis. Seorang yang mampu tapi sangat humble dan mudah berbaur. Bahkan saya dipeluknya seperti ayah dengan anaknya, padahal saya itu bukan siapa-siapa. Hanya remah-remah rengginang didalam kotak biskuit yang tidak ternama.

MENARIK DIBACA:  Resign Menjadi Generasi Peminta-minta

Dari bertemu dengan beliau saya akhirnya paham bahwa langit tidak pernah bicara bahwa dirinya tinggi. Tapi oranglah yang membicarakan ketinggiannya.

Saya akhirnya paham benar perbedaan antara mereka yang benar-benar bekerja dan mereka yang mengaku bekerja. Yang benar-benar bekerja sibuk membaktikan hidupnya, sedangkan yang ngaku-ngaku bekerja sibuk menjual dirinya.

Dari beliau kita belajar bahwa “Jadi diri sendiri” adalah treasure atau kekayaan yang tiada duanya. “just be your self is the most pricefull treasure that you have”.
Karya : Rio Azhari Putra Topang

SINKAP.info | Laporan: Slh
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here