Beranda LAINNYA Wisata Kades Banglas Siap Majukan Desa di Sektor Wisata Mangrove

Kades Banglas Siap Majukan Desa di Sektor Wisata Mangrove

1168
Wisata Mangrove ini sudah menjadi visi misi kami sebagai tempat wisata yang ada di kabupaten Kepulauan Meranti. Efeknya ada manfaat yang positif dirasakan oleh masyarakat" terang Syamsurizal, Jum'at (25/10)

MERANTI, Banglas (SI) – Desa Banglas sebagai desa tertua di Kabupaten Kepulauan Meranti berbatasan langsung dari arah timur Kelurahan Selatpanjang timur, batas barat Desa Banglas barat, arah Utara sungai suir Kecamatan Tebing tinggi timur dan batas selatan selat Air hitam.

Mayoritas mata pencarian masyarakat Desa Banglas bekerja sebagai nelayan, buruh lepas, petani dan PNS. Selaku kepala Desa Banglas Syamsurizal mengatakan “Pemerintahan Desa Banglas bersama Badan Permusyarawatan Desa sedang bergiat membangun Desa Banglas dari sektor Infrastruktur dan inovasi Desa” kata Syamsurizal kepada wartawan saat didampingi Tim Inovasi Pemerintahan Desa, Jum’at (25/10)

“Dana Desa yang telah dikucurkan ke desa kami, bersama lembaga BPD siap memajukan desa Banglas, kepada elemen masyarakat kami harap partisipasinya untuk pengawasan dan pengecekan dalam pengelolaan Dana Desa.” Ucapnya

MENARIK DIBACA:  Bukan Main, Moment Foto Emak-Emak Jaman Now di Jembatan Pelangi

Langkah inovasi pertama yang telah dilaksanakan pemerintahan Desa Banglas membuat tambatan jembatan pelangi diteruskan jembatan pelangi II wisata Mangrove dengan alokasi biaya Rp. 381.598.790,- bersumber dari Dana Desa.

“Wisata mangrove yang telah kami bangun ini nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan di desa kami, masyakarat bisa menghasilkan produk yang bernilai jual beli untuk dipasarkan di wisata Mangrove” tutur Syamsurizal yang akrab disapa tok rizal

Syamsurizal melanjutkan Dana Desa yang diberikan Pemerintah pusat selain untuk Infrastruktur pembangunan, pemberdayaan masyarakat juga untuk inovasi desa sesuai potensi alam yang kita jadikan wisata Mangrove Jembatan Pelangi.

“Wisata Mangrove ini sudah menjadi visi misi kami sebagai tempat wisata yang ada di kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya kecamatan Tebing tinggi. Efeknya ada manfaat yang positif dirasakan oleh masyarakat” terang tok rizal.

MENARIK DIBACA:  Diresmikan Bupati Meranti, Wisata Mangrove Jembatan Pelangi Dihadiri Ketua DPRD Riau

Ditempat yang sama, Sufridaus sebagai ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banglas Destinasi mengatakan “terbentuknya Pokdarwis ini atas Kesadaran dan semangat Pemuda untuk perkembangan wisata di Desa Banglas.” Ucapnya

“Harapannya Pemerintahan Desa Banglas terus membangun icon Desa Banglas dari Sektor pariwisata, sehingga khususnya masyakarat desa Banglas merasakan manfaat perkembangan desa yang berdampak pada peningkatan perekonomian.” Tutup Sufridaus (DIY)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here